247 Pejabat Struktural Lembata Ikuti Program Nasional proASN untuk Penguatan Manajemen Talenta



Lewoleba, Sebanyak 247 pejabat struktural Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata resmi mengikuti program penyediaan data potensi dan kompetensi ASN (Profiling ASN/proASN). 


Program nasional yang digagas oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini diikuti oleh pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, dan Pengawas.


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, bertempat di Gedung CAT Mandiri BKPSDMD Kabupaten Lembata, Rabu (26/11).


Dalam arahannya, Sekda Paskalis menegaskan bahwa proASN merupakan program prioritas nasional BKN yang bertujuan memetakan potensi serta kompetensi ASN secara digital, objektif, cepat, dan tanpa biaya PNBP.


“Kita merebut kuota yang sudah diprogramkan oleh BKN tanpa anggaran dari kita,” ujar Sekda.


Ia menambahkan bahwa pelaksanaan proASN menjadi fondasi penting dalam pengembangan karier ASN, baik untuk promosi, mutasi, rotasi, maupun perencanaan pengembangan diri yang selaras dengan PermenPAN-RB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN. 


Data hasil profiling nantinya akan membantu pemerintah daerah dalam menerapkan kebijakan berbasis sistem merit, sekaligus memastikan penempatan pejabat sesuai potensi terbaik yang dimiliki.


Kegiatan proASN di Lembata berlangsung selama tiga hari, mulai 26–28 November 2025, dengan melibatkan tim asesor dari BKN Kantor Regional X Denpasar. 


Para peserta dibagi ke dalam dua sesi setiap hari. Adapun rinciannya:

  1. Rabu, 26 November 2025: sesi pagi 60 peserta, sesi siang 60 peserta
  2. Kamis, 27 November 2025: sesi pagi 60 peserta, sesi siang 60 peserta
  3. Jumat, 28 November 2025: sesi pagi 51 peserta, sesi siang 56 peserta


Seluruh peserta mengikuti rangkaian tes berbasis komputer dengan standar BKN, mulai dari petunjuk teknis, contoh soal, hingga sistem penilaian otomatis.


Tes proASN terdiri dari empat komponen utama yang dirancang memberikan gambaran menyeluruh tentang potensi dan kompetensi aparatur, yaitu:


1. Tes Potensi

   Mengukur kemampuan kognitif, analitis, logika, pemecahan masalah, kecerdasan emosional, dan kemampuan belajar cepat.

2. Tes Kompetensi

   Mengacu pada PermenPAN-RB Nomor 38 Tahun 2017, meliputi kompetensi manajerial (integritas, komunikasi, orientasi hasil, pengambilan keputusan, kepemimpinan, pelayanan publik) serta kompetensi sosio-kultural (kepekaan keagamaan, toleransi, dan peran sebagai perekat bangsa).

3. Tes Literasi Digital

   Menilai kemampuan ASN dalam menghadapi tuntutan transformasi digital, mencakup digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety.

4. Tes Preferensi Karier (Tripatha Karir)

   Mengidentifikasi minat, motivasi, kecenderungan peran, serta preferensi penempatan yang paling sesuai untuk pengembangan karier ASN.


Dengan terlaksananya program nasional ini, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap dapat memperkuat manajemen talenta di daerah serta memastikan bahwa pengembangan karier ASN semakin terarah, objektif, dan sesuai standar nasional. (KL)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Featured Video