BALAURINGBidikntt, Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, menyampaikan pesan kebersamaan serta persaudaraan dalam kegiatan safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Masjid Al-Munawwarah Auq Ikang, Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Jumat (27/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kanis Tuaq dan Wakil Bupati Muhamad Nasir mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Kedua pemimpin daerah itu menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat iman dan ketakwaan, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Bupati Kanis juga menyampaikan bahwa pada Februari 2026 ini genap satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Nasir sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Ia mengakui bahwa perjalanan satu tahun pemerintahan tersebut diwarnai berbagai dinamika dan tantangan. Namun, seluruh proses tersebut dapat dilalui berkat semangat kebersamaan serta komitmen kuat untuk terus mengabdi bagi kemajuan masyarakat Lembata.
Masjid Al-Munawwarah Auq Ikang sendiri memiliki sejarah panjang yang mencerminkan semangat gotong royong warga setempat.
Masjid ini berdiri pada 1995, berawal dari kebutuhan sederhana masyarakat untuk memiliki tempat ibadah yang lebih dekat guna melaksanakan shalat berjamaah secara lebih khusyuk.
Pada awalnya, jamaah melaksanakan shalat berjamaah di salah satu rumah warga selama satu musim. Dari kebersamaan itu muncul tekad membangun masjid sendiri.
Proses pembangunan dilakukan secara bertahap, termasuk perizinan dan koordinasi dengan berbagai pihak, hingga mendapat restu dari pengurus masjid besar setempat saat itu.
“Niat baik tersebut diterima, dan Masjid Al-Munawwarah pun berdiri sebagai wujud kemandirian serta semangat gotong royong masyarakat,” ungkap salah seorang pengurus masjid.
Seiring waktu, jumlah jamaah terus bertambah meski bangunan masjid masih sederhana. Masjid ini memiliki lahan yang cukup luas untuk pengembangan di masa mendatang.
Namun, keterbatasan ekonomi warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani membuat proses pembangunan dan pemeliharaan berjalan secara bertahap.
Pengurus masjid menyampaikan harapan agar Pemda Lembata dapat memberikan perhatian dan dukungan lebih, sehingga Masjid ini dapat berkembang menjadi tempat ibadah yang lebih layak, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kanis menyadari kondisi fiskal dan sumber daya daerah yang masih terbatas sehingga pemerintah belum mampu memenuhi seluruh harapan dan aspirasi masyarakat, termasuk terkait rumah ibadah dan pembangunan lainnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan dicatat dan menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan terarah.
Momentum Ramadhan tahun ini dinilai istimewa karena bertepatan dengan masa Prapaskah umat Kristiani. Kedua momentum spiritual tersebut menjadi simbol kuat toleransi dan harmoni antarumat beragama yang terus terjalin di Kabupaten Lembata.
Kegiatan safari Ramadhan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama membangun Lembata yang religius, toleran, dan berorientasi pada kepentingan umum.
Di akhir acara, Bupati Kanis menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Lembata.
Ia berharap Ramadhan menjadi sarana pembentukan karakter mulia, melatih kesabaran, pengendalian diri, serta ketaatan, sehingga setiap individu dapat keluar dari bulan suci ini dalam keadaan lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Lembata Dapil III, sejumlah Kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Lembata, Ketua MUI dan Ketua PC NU Lembata, Sekretaris DPRD, Camat Omesuri, unsur Forkopimca, Ketua TP PKK Kecamatan Omesuri, Kepala Desa Balauring, tokoh masyarakat, tokoh agama, Majelis Taklim Omesuri, serta pengurus Masjid Al-Munawwarah. KL


.png)