Turnamen Bola Voli MSFS Cup II, Pembinaan Generasi Muda dan Promosi Panggilan Imam di Lembata


LEWOLEBABidikntt, Turnamen bola voli putra tingkat SMA/SMK bertajuk MSFS Cup II resmi dimulai di Desa Pada, Kabupaten Lembata. Kegiatan ini dibuka secara simbolis oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, pada Senin (2/3/26).


Acara yang digelar di Seminari Tinggi Misionaris Santu Fransiskus de Sales (MSFS) ini turut dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup, Plt. Camat Nubatukan, Sekretaris Porabud, Kepala Desa Pada, serta para Pastor di Paroki Santu Fransiskus de Sales. 


Selain itu, turut hadir juga pelatih dan ofisial dari masing-masing peserta yang berasal dari sembilan sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Lembata.


Ketua Panitia, Michael Bala Matarau, menyatakan bahwa turnamen ini merupakan kelanjutan dari MSFS Cup I yang sukses digelar pada tahun 2025 lalu. 


Menurutnya, selain sebagai ajang olahraga, turnamen ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan generasi muda dan promosi panggilan hidup menjadi imam. 


“Ini adalah kesempatan bagi pecinta olahraga bola voli untuk menyalurkan hobinya, sekaligus memperkenalkan mereka pada nilai-nilai panggilan hidup yang lebih tinggi,” ujarnya.


Rektor Seminari MSFS Pada, FR. Anil Kumar, MSFS, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan gereja. 


Dalam kesempatan tersebut, FR. Anil Kumar juga menyampaikan perkembangan terbaru mengenai seminaris dari Lembata, yang kini sedang menjalani pembinaan di Filipina. 


“Angkatan pertama seminaris kami akan menerima jubah pada bulan Juni mendatang, sementara enam seminaris lainnya direncanakan berangkat pada Mei 2026,” katanya.


Menurut FR. Anil Kumar, seluruh proses pembinaan seminaris tersebut diberikan tanpa biaya, sebagai upaya untuk memastikan bahwa panggilan hidup tidak terhalang oleh keterbatasan ekonomi. 


Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa MSFS Cup II bukan sekadar turnamen bola voli, melainkan juga merupakan ruang untuk membentuk karakter melalui kerja sama, disiplin, dan semangat pantang menyerah. 


"Kami berharap turnamen ini bisa menjadi bagian dari perjalanan hidup yang lebih besar bagi generasi muda Lembata,” imbuhnya.


Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, menilai turnamen ini sebagai wadah penting dalam mengembangkan minat dan bakat generasi muda. 


Ia juga mengingatkan pentingnya sportivitas selama pertandingan. "Olahraga bukan hanya soal kekuatan fisik, tapi juga soal pembentukan karakter dan intelektualitas,” ujar Bupati Kanis. 


Bupati berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi semangat fair play dan menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung, agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar.


Turnamen MSFS Cup II ini dijadwalkan akan berlangsung setiap hari hingga mencapai babak final, dan diharapkan pada tahun-tahun mendatang dapat melibatkan lebih banyak sekolah di Kabupaten Lembata. 


Melalui turnamen ini, diharapkan akan lahir banyak calon pemimpin masa depan yang tidak hanya handal dalam olahraga, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kokoh dalam kehidupan mereka. KL

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Featured Video