LEWOLEBABidikntt, Sebanyak 53 calon taruna dan taruni asal Kabupaten Lembata resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan di berbagai kampus Pendidikan Tinggi Vokasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Tahun Akademik 2026/2027.
Pelepasan yang berlangsung di Los Ikan Pasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Nyamuk, Lewoleba, Kamis (9/7/2026), menjadi momen penuh kebanggaan bagi para calon taruna/taruni dan keluarga yang hadir menyaksikan langkah awal anak-anak mereka menuju dunia pendidikan profesional.
Acara pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, didampingi Ketua Komisi III DPRD Lembata, Abdurahman Muhammad, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lembata Hadi Umar, Kepala BKDPSDMD Kabupaten Lembata, serta dihadiri para orang tua calon taruna/taruni.
Para peserta yang lolos seleksi akan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi vokasi KKP RI, di antaranya Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana Bali, serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang.
Mereka akan mengikuti berbagai program keahlian seperti budidaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, hingga penyuluhan perikanan yang diharapkan mampu menjadi bekal bagi generasi muda Lembata dalam mengembangkan potensi sektor kelautan dan perikanan.
Salah satu calon taruni asal Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Halima Abon, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena berhasil melewati seluruh tahapan seleksi dan mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan vokasi KKP RI.
“Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak Lembata untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan cita-cita kami,” ungkap Halima.
Ia berharap, pendidikan yang akan ditempuh nantinya dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan diri serta memberikan kontribusi bagi daerah setelah menyelesaikan pendidikan.
Sementara itu, calon taruni asal Lewoleba, Atin Sabrina Taher Boji Baco dan Sukma I. Lestari, menceritakan bahwa informasi mengenai program pendidikan tersebut mereka peroleh dari para senior yang sebelumnya telah mengikuti pendidikan serupa.
Berbekal informasi tersebut, keduanya kemudian mencari tahu lebih lanjut melalui media sosial dan Dinas Perikanan Kabupaten Lembata. Setelah memastikan kebenaran informasi, mereka mendaftarkan diri melalui jalur online dan mengikuti berbagai tahapan seleksi.
Mulai dari seleksi akademik, wawancara, tes fisik di Polres Lembata, hingga pemeriksaan kesehatan secara daring harus mereka jalani sebelum dinyatakan lolos sebagai calon taruna/taruni.
“Kami sangat bersyukur bisa sampai pada tahap ini. Dukungan dan pembinaan yang diberikan selama proses seleksi sangat membantu kami mempersiapkan diri secara mental maupun fisik,” ujar keduanya.
Bagi para orang tua, keberangkatan anak-anak mereka menjadi kebanggaan sekaligus harapan baru.
Salah seorang orang tua calon taruna/taruni, Dewi Y. Muda, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas hadirnya program Pendidikan Tinggi Vokasi KKP RI yang membuka peluang bagi anak-anak daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Menurut Dewi, program tersebut sangat membantu keluarga, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Dengan adanya program ini, anak-anak bisa mengembangkan minat dan potensi diri mereka. Kami sebagai orang tua sangat bersyukur karena pemerintah telah membuka jalan bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Dewi menjelaskan, pada tahap awal keluarga tetap memberikan dukungan kebutuhan anak selama proses keberangkatan dan persiapan pendidikan. Namun, selanjutnya biaya pendidikan akan didukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Ia berharap para calon taruna/taruni dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, belajar sungguh-sungguh, serta kembali membawa ilmu dan pengalaman untuk membangun Kabupaten Lembata.
Melalui program Pendidikan Tinggi Vokasi KKP RI ini, para calon taruna/taruni diharapkan kelak menjadi sumber daya manusia unggul di bidang kelautan dan perikanan, sekaligus mampu menciptakan inovasi dan peluang usaha baru bagi masyarakat Lembata. KL


.png)