Masuki Usia 8 Tahun, SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere Gelar MPLS Ramah 2026


MAUMEREBidikntt,SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Memasuki usia delapan tahun, sekolah ini mengusung konsep "MPLS Ramah" sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.


Kepala SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere, Drs. Kondimus Stela Maris, mengatakan MPLS tahun ini mengangkat tema "MPLS Ramah" dengan tagline "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah". Kegiatan berlangsung selama lima hari, 13 hingga 17 Juli 2026.


"MPLS Ramah bukan sekadar perkenalan, tetapi menjadi pintu gerbang bagi peserta didik untuk mengenal potensi diri, warga sekolah, serta kurikulum yang akan mereka pelajari," ujarnya saat membuka kegiatan.


Ia menjelaskan, konsep "Ramah" mengedepankan sikap santun, saling menghargai, dan menciptakan suasana pergaulan yang menyenangkan. Karena itu, seluruh rangkaian MPLS dilaksanakan dengan komitmen bebas dari kekerasan, perundungan, intoleransi, maupun tindakan yang merugikan peserta didik.


Sebagai sekolah yang memiliki tiga program keahlian, yakni Kehutanan, Seni Lukis, dan Seni Musik, pihak sekolah juga mendorong siswa untuk mengembangkan minat dan bakat sesuai bidang yang dipilih.


"Setiap anak memiliki kelebihan masing-masing. Ada yang unggul di bidang kehutanan, ada yang berbakat melukis, dan ada yang piawai bermusik. Kembangkan potensi itu dengan percaya diri," kata Kondimus.


Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, tata tertib, fasilitas praktik, dan kegiatan ekstrakurikuler, pihak sekolah juga menanamkan pentingnya menjaga nama baik almamater, termasuk dalam penggunaan media sosial.


Menurut Kondimus, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter dan sikap peserta didik.


"Nilai akademis memang penting, tetapi attitude jauh lebih penting. Kami ingin melahirkan lulusan yang cerdas, berkarakter, peduli, dan siap menghadapi tantangan di masa depan," tegasnya.


Ia juga menegaskan bahwa manajemen sekolah terbuka terhadap berbagai masukan demi meningkatkan kualitas pendidikan. Pembukaan MPLS kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dewan guru dan tenaga kependidikan yang akan mendampingi para siswa selama menempuh pendidikan di SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere. TIMBIDIKNTT

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Featured Video