DEKLARASI SBSI KAB.LEMBATA



LEMBATABidikntt, Momentum bersejarah tercipta di Kabupaten Lembata dengan deklarasi pembentukan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI). Acara ini dihadiri langsung oleh Ambrosius Muda Weruin Selaku Ketua Koordinator Daerah (Pemerhati buruh) SBSI, serta Ketua DPC SBSI Lembata, Matheus Ratu, S.P, yang menyampaikan sambutan penuh semangat dan apresiasi.


Pemerhati buruh Ambrosius muda Weruin, Rabu (25/03/2026) menegaskan bahwa terbentuknya serikat buruh di Lembata adalah hasil kebersamaan pekerja yang dengan cara masing-masing bergabung untuk memperjuangkan hak mereka.


“Kami mengucapkan selamat kepada teman-teman pengurus yang sudah dibentuk dan hari ini kita deklarasi di tempat ini. Luar biasanya karena di awal pembentukan kepengurusan serikat baru ini, Bapak Kadis Nagatras sendiri hadir bersama kita untuk mendiskusikan pendatukan kepengurusan ini,” ujarnya.


Ambros juga menjelaskan struktur SBSI yang terdiri dari tiga tahapan organisasi: Konfederasi, Federasi, dan Serikat.  


Sementara itu, Ketua DPC SBSI Lembata, Matheus Ratu, S.P, menekankan bahwa deklarasi ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan langkah nyata menciptakan sejarah baru bagi buruh di Lembata.


“Hari ini kita tidak sedang dalam satu situasi kebetulan, tetapi kita justru menjadi orang-orang yang akan menciptakan sebuah sejarah baru,” tegasnya.  


Matheus menceritakan proses komunikasi singkat dengan Pemerhati buruh SBSI, Ambros, yang dengan cepat merespons ajakan untuk hadir di Lembata.


“Begitu Pak Ambros tahu dari Lembata hadir, beliau bilang siap ke Lembata. Saya langsung jawab, ‘Lembata siap tunggu,'' ungkapnya.


Pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi diskusi intensif hingga akhirnya terlaksana deklarasi.


Dalam sambutannya, Matheus menegaskan keyakinannya bahwa SBSI akan menjadi organisasi yang diperhitungkan di masa depan.


“Saya punya keyakinan, organisasi ini ke depannya sangat diabuni oleh siapa saja dan sangat diperhitungkan oleh siapa saja. Kalau semua kekuatan ini kita satukan, tidak satu pun yang bisa melawan kita dalam perjalanan ke depan,” katanya penuh optimisme.


Ia juga mengajak seluruh anggota untuk percaya diri dan tidak ragu bergabung dalam organisasi.


Matheus menambahkan bahwa ke depan SBSI Lembata akan menyusun program kerja, termasuk audiensi dengan Bupati dan DPR, khususnya komisi yang menangani isu migran dan buruh.


Deklarasi ini menjadi tonggak penting bagi buruh di Lembata, menandai lahirnya wadah perjuangan baru yang diharapkan mampu memperkuat solidaritas, memperjuangkan kesejahteraan, dan mencatat sejarah dalam gerakan buruh Indonesia.***


Stuktur Kepengurusan SBSI KAB.LEMBATA 

Sekjen : Yohanes Nong Ento

Pembina : S. Meru

Penasehat : F. Key


Ketua : Matheus Ratu

Wakil Ketua : Y.B.B Tolok

Sekretaris I : M.M. Belalawe

Wasek II : E.D. Bataona

Bendahara : I.D. Watun


Divisi :

1.Humas : F. Keraf

2.Atvokasi : C.P. Lerek

3.Pertanian : C.F. Wutun

4.Perikanan : H.B. Guhir

5.Pariwisata : R.P.S. Ruing

6.PPA : M. Loka

7.Migran : A. Tapun

8.Media dan Publikkasi : P.I Liliwana

                                              P. Kraeng

                                              P. Mamak

9.Ekonomi dan UMKM : Abu Bakar 

10.Transportasi : P. Leuweheq

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Featured Video