LEWOLEBABidikntt, Pemerintah Kabupaten Lembata memperingati Hari Tani Nasional, 24 September 2026, dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di halaman Kantor Bupati.
Sebanyak 70 kelompok petani muda dari seluruh wilayah Lembata hadir menerima secara langsung peralatan yang menjadi tulang punggung pembaruan sektor pertanian daerah.
Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, S.P., dalam sambutannya menegaskan momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik balik pertanian Lembata menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan rakyat.
"Ini adalah bukti nyata kehadiran berbagai pihak yang bersatu membangun Lembata. Kita tidak boleh berpuas diri, alsintan ini harus dirawat, dimanfaatkan sepenuhnya, dan menghasilkan perubahan nyata di ladang dan di dapur rakyat," ujar Bupati.
Bantuan yang diserahkan pemerintah merupakan dukungan dari berbagai sumber. Seperti halnya dukungan dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, berupa 3 unit traktor roda empat, 5 unit traktor roda dua, hand sprayer, 2 unit mesin pakan ternak, peralatan pengolahan hasil tani, serta 20 unit cool box bagi penampung ikan.
Sementara dukungan dari Partai NasDem Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, berupa 1 unit traktor roda empat, dan dukungan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia melalui DPD TMI Kabupaten Lembata, berupa 3 unit traktor roda empat serta 2 unit pompa air.
Secara keseluruhan, diserahkan 7 unit traktor roda empat, 5 unit traktor roda dua, dan beragam sarana pendukung pertanian dan perikanan.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lembata, David Blaisius H. Gole, menegaskan tani merdeka hadir bukan dengan slogan dan kata-kata, tetapi dengan kerja nyata. Keprihatinan dan perjuangan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Karena itu, ditegaskan oleh Ketua DPD TMI Kabupaten Lembata, bahwa bantuan ini bukan sekedar mesin atau peralatan pertanian. Bantuan ini adalah instrumen untuk memerdekakan petani.
Bupati Kanis Tuaq juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemberi bantuan, termasuk Ahmad Yohan yang dikenal masyarakat sebagai 'Bang Ayo', Julie Sutrisno Laiskodat, dan Pengurus Tani Merdeka.
Ia mengajak para penerima mengelola peralatan ini sebagai amanah yang akan menurunkan biaya produksi, mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan hasil panen, serta memperkokoh ketahanan pangan daerah.
"Semangat program unggulan Nelayan, Tani, Ternak (NTT) kita wujudkan dengan kerja nyata. Dengan alat yang lengkap dan semangat yang sama, Lembata bangkit menjadi daerah yang lumbung pangan dan kesejahteraan rakyatnya terjamin," tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Ade Hasan Yusup, berharap peralatan ini menjadi pendorong produktivitas petani di seluruh pelosok Lembata. KL


.png)