12 orang diamankan terkait meninggalnya 2 Nakes Asal NTT dan Sulawesi


PAPUABidikntt, 12 saksi diamankan imbas pembunuhan satu nakes dan warga sipil berisinial YL dan YEB di Tambrauw, Papua Barat Daya. Dari jumlah tersebut terdapat 2 kepala kampung turut diamankan.


"Telah diamankan beberapa orang saksi atas dugaan keterlibatan kasus penghadangan, pengeroyokan atau pembunuhan terhadap nakes dan warga sipil. Dua orang merupakan kepala kampung," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).


12 saksi tersebut diamankan oleh pihak kepolisian pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIT di Bamusbama, Tambrauw. Kini polisi masih melakukan penyelidikan keterlibatan 12 orang tersebut.


" 12 orang saksi yang diamankan diantaranya berisinial TY (28), LY (57), SY (19), AY(44) Kepala Kampung Banfokt, MY(29) Kepala Kampung Bamusbama, BY, AY, TY, WY (49) PNS. PY (49), YJ. Masih dalam proses penyelidikan," kata Jenny.


Ia mengatakan, polisi bersama TNI melakukan penyisiran dan penyergapan terhadap 12 orang tersebut dari tempat persembunyiannya.


"Saya akan jelaskan pada saat pasca penangkapan hingga kini masih dilakukan penyelidikan ya, masih dalam proses penyelidikan,"katanya.


Ia mengatakan pada saat penyisiran berlangsung, polisi menemukan para saksi ditempat persembunyian dan langsung diamankan



"Saat penyisiran menemukan serta mengamankan orang-orang yang diduga sebagai saksi, sebagaimana saya sebutkan di atas tadi. Hingga motif dan peran masih dalam pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian," katanya.


Diberitakan sebelumnya empat tenaga kesehatan (nakes) diserang OTK di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Penyerangan itu mengakibatkan dua nakes meninggal dunia dan dua lainnya berhasil menyelamatkan diri dengan lari ke pos TNI.


Peristiwa itu terjadi di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Tambrauw pada Senin (16/3) sekitar pukul 11.37 WIT. Keempat korban yang mengendarai motor dan saling berboncengan tiba-tiba diadang oleh para pelaku.



Polisi Usut Dugaan 2 Nakes di Tambrauw Tewas Diserang KKB



Polisi hingga kini masih mengusut dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam pembunuhan dua tenaga kesehatan (Nakes) di Tambrauw, Papua Barat Daya. 12 orang saksi telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.


"Apakah ke 12 ini terafiliasi dengan kelompok tertentu (KKB) kita masih melakukan pendalaman. Mohon bersabar," kata Dirkrimum Polda Papua Barat Daya, Kombes Junov Siregar, kepada wartawan, Rabu (19/3/2026).


Ia mengatakan, polisi hingga kini masih terus melakukan pendalaman dari keterangan 12 saksi yang diamankan. Rencananya polisi akan menggelar konferensi pers berikutnya untuk menentukan status para saksi.


"Jadi baru sebentar dalam proses pendalaman, sehingga, mohon bersabar, mungkin nanti akan ada konferensi pers berikutnya," katanya.


Ia mengatakan, polisi telah menetapkan pasal pembunuhan berencana terhadap para pelaku yang terlibat dalam pembunuhan di Tambrauw.


"Kita tetapkan pasal pengeroyokan, kemudian pembunuhan berencana dan sebagaimana diatur dalam KUHP baru pasal 469, pasal 469," ucapnya.


Diberitakan sebelumnya 12 saksi diamankan imbas pembunuhan 2 nakes berisinial YL dan YEB di Tambrauw. Dari jumlah tersebut terdapat 2 kepala kampung turut diamankan.


"Telah diamankan beberapa orang saksi atas dugaan keterlibatan kasus penghadangan, pengeroyokan atau pembunuhan terhadap dua nakes. Dua orang merupakan kepala kampung," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).


12 saksi tersebut diamankan oleh pihak kepolisian pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIT di Bamusbama, Tambrauw. Kini polisi masih melakukan penyelidikan keterlibatan 12 orang tersebut. TIMBIDIKNTT

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Featured Video