JAMBIBidikntt, Seorang ibu tunggal (single parent) berjuang sendirian membesarkan putri tercintanya hingga usia 18 tahun. Dengan peluh dan air mata, ia menjaga martabat anaknya. Namun dalam semalam, masa depan gadis malang itu hancur berkeping-keping di tangan mereka yang seharusnya menjadi pelindung masyaraka
Di Jambi, luka itu menganga lebar. Gadis ini diperkosa oleh oknum polisi, dan yang lebih menyakitkan, aksi bejat itu diduga disaksikan oleh 3 oknum polisi lainnya!
Hanya 21 Hari Pembinaan Rohani?
Dunia seolah runtuh saat mendengar kabar bahwa hukuman yang diberikan hanyalah "pembinaan rohani" selama 21 hari. Apakah harga diri seorang wanita, trauma seumur hidup, dan hancurnya masa depan hanya sebanding dengan 3 minggu pengajian? Di mana keadilan bagi rakyat kecil? Di mana rasa iba bagi ibu yang melihat anaknya kini trauma berat?
Ibu korban hanya bisa menangis sesenggukan. Ia tak punya uang, tak punya kuasa, dan tak punya siapa-siapa untuk melawan "tembok besar".
Harapan Datang: Bang Hotman Paris Turun Tangan!
Alhamdulillah, jeritan hati sang ibu didengar oleh Bang Hotman Paris. Tanpa biaya sepeser pun (gratis!), Bang Hotman menyatakan siap membela korban hingga tuntas. Beliau tidak bisa tinggal diam melihat ketidakadilan yang begitu nyata ini.
Mari kita kawal kasus ini! Jangan biarkan suara ibu ini tenggelam. Jangan biarkan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. TIMBIDIKNTT


.png)