LEWOLEBABidikntt, Keindahan dan kekayaan alam bahari Kabupaten Lembata kembali mendapat pengakuan internasional. Kehadiran para pemancing mania dari berbagai negara dalam ajang Lembata Fishing Tournament 2026 membuktikan bahwa wilayah kepulauan ini memiliki daya tarik kuat yang setara dengan destinasi kelas dunia.
Topografi geografis yang unik menjadikan perairan Lembata sangat ideal untuk kegiatan olahraga memancing. Beragam jenis ikan pelagis besar yang menghuni laut di sini menjadi tantangan sekaligus daya tarik utama bagi para pecinta hobi ini.
Potensi inilah yang kini dikemas secara profesional oleh Pemerintah Kabupaten Lembata untuk diangkat menjadi ajang bergengsi, tidak hanya berskala nasional, namun juga internasional.
Antusiasme peserta luar negeri menjadi bukti nyata kualitas perairan Lembata. Salah satu peserta asal Sydney Australia, James, mengaku takjub dengan apa yang ia temukan di lokasi turnamen. Baginya, Lembata bukan sekadar tempat memancing, melainkan sebuah surga yang selama ini dicari oleh komunitas mancing dunia.
"Lembata cantik, beautiful! Perairan di sini sangat luar biasa. Saya sudah memancing di banyak tempat di dunia, tapi Lembata menawarkan pengalaman yang berbeda. Ikan-ikannya besar dan permainannya sangat menantang. Ini benar-benar surga bagi pemancing," ungkap James dengan penuh antusias ketika diwawancarai media di lokasi pantai Wulen Luo, Sabtu (23/5).
Senyawa dengan hal tersebut, perwakilan tim dari Timor Leste juga menyampaikan kesan mendalam. Selain terkesima dengan kekayaan biodiversitas laut, mereka juga memuji keramahan masyarakat dan suasana kompetisi yang sangat sportif. Bagi mereka, event ini bukan hanya soal perebutan hadiah, tetapi juga momen mempererat tali persaudaraan antarnegara.
"Kami sangat senang bisa hadir di sini. Laut Lembata sangat indah dan sangat kaya akan ikan. Terima kasih kepada Pemerintah Lembata dan masyarakat yang telah menyambut kami dengan sangat hangat. Semoga event ini terus berlanjut dan hubungan persahabatan kami semakin erat," ujar salah satu perwakilan tim dari Timor Leste.
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyambut positif apresiasi yang diberikan oleh para peserta internasional tersebut. Menurutnya, respons positif ini menjadi energi besar bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan sektor pariwisata bahari, sejalan dengan visi menjadikan sektor Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT) sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Bupati menegaskan, Lembata Fishing Tournament 2026 dirancang sebagai titik awal yang akan menjadi agenda tahunan tetap dan ikon olahraga daerah. Meskipun persiapan kali ini dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, keberhasilan mendatangkan peserta dari Australia, Timor Leste, dan Malaysia menjadi bukti bahwa Lembata memiliki daya saing.
"Walaupun persiapannya dilakukan secara darurat dan belum terlalu panjang perencanaannya, kita bisa menghadirkan kepesertaan dari berbagai negara. Ini menunjukkan bahwa Lembata punya potensi wisata bahari yang menjadi daya tarik tersendiri. Inilah yang harus senantiasa kita kembangkan," tegas Bupati Kanis Tuaq.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lembata berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan perencanaan yang lebih matang.
Dengan modal keindahan alam dan kekayaan budaya yang dimiliki, Lembata siap menjemput masa depan sebagai destinasi wisata bahari yang berkelas, maju, lestari, dan berdaya saing global. KL


.png)